PELITA KALTIM TINGKATKAN TOLERANSI ANTAR AGAMA
O2SN PURWOKERTO DI GELAR SEDERHANA
Suarapelajar.com PURWOKERTO – Pembukaan ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SD dan SMP tingkat Kabupaten Banyumas tahun 2017, digelar Kamis (30/3) kemarin. Kegiatan yang dilangsungkan di GOR Sasana Krida Raga Satria, dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Banyumas, dr. Budhi Setiawan, dihadiri ribuan orang dari unsur Kepala SMP, Kepala UPK, sejumlah wasit dan official, peserta lomba serta suporter dari eks Kotip Purwokerto.
Wakil Bupati Banyumas, dr Budhi Setiawan berpesan agar semua atlet dapat memanfaatkan kesempatan O2SN ini dengan sebaik-baiknya untuk menggali potensi diri yang ada, bertanding dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas serta rasa kebersamaan. Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Dra Enas Hindasah melalui Kepala Seksi Pengendalian Mutu, Taufik Widjatmoko SSos M.Si mengatakan, dalam 02SN jenjang SMP tahun ini hanya dipertandingkan 5 cabang olahraga (Cabor) yaitu badminton, renang, karate, Pencak Silat dan Atletik. “Empat cabor yang dipertandingkan tahun lalu, sepak bola, catur, voli dan tenis meja tidak ada lagi tahun ini,” ujarnya. Dia menjelaskan, O2SN bertgujuan untuk meningkatkan kecakapan kolaboratif dan kooperatif, kesehatan jasmani, mutu akademis, menciptakan kondisi kompetitif secara sehat, melatih sportivitas dan tanggungjawab. Juga mengembangkan bakat dan minat siswa dalam bidang olahraga serta meningkatkan persatuan dan kesatuan antara siswa utamanya di Kabupaten Banyumas. “Jumlah peserta untuk jenjang SMP berkisar di angka 217 peserta. Rinciannya, badminton 31 peserta, renang 48 peserta, karate 54 peserta, pencak silat 54 peserta dan atletik 30 peserta,” jelas dia. Adapun tempat pelaksanaan untuk 5 cabang olahraga yang dipertandingkan yaitu bulutangkis dan karate di GOR Satria, renang di Kolam Renang Tirta Kencana, pencak silat di SMAN 1 Banyumas dan atletik dipusatkan di GOR Soesilo Soedarman, Unsoed. (yda/din)
Hendak Tawuran, Puluhan Pelajar Bersenjata Tajam Ditangkap Inilah potret kusam Pelajar Masa Kini
21 Taruna Akpol Diperiksa Terkait Tewasnya Mohammad Adam
Suarapelajar.com, Jakarta – Sebanyak 21 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) diperiksa penyidik Polda Jawa Tengah, menyusul tewasnya Mohammad Adam, Taruna tingkat II.Ketua PB PMII temui Ketua Utama Alkhairaat
![]() |
| Ketua Umum PMII Aminuddin Maruf. |
SUARAPELAJAR.COM, PALU — Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Aminuddin Maruf menemui Ketua Utama Alkhairaat Habib Saggaf Aljufri. Upaya ini untuk mengklarikasi pidatonya pada pembukaan Kongres XIX PMII di Palu yang ternyata menyinggung perasaan masyarakat dan adat Sulawesi Tengah.
Aminuddin menemui pimpinan tertinggi perguruan Islam terbesar di Indonesia Timur itu pada Rabu (17/5) sore, dan menjelaskan bahwa pidatonya pada pembukaan Kongres XIX yang dihadiri Presiden Joko Widodo pada Selasa (15/5), terkait dengan pusat gerakan Islam radikal dan pusat menantang NKRI, sama sekali tidak bermaksud menyinggung perasaan masyarakat Sulteng, khususnya Kota Palu.
Dia mengatakan, Kongres PMII dilaksanakan di Palu, tujuannya untuk menjawab tentang Sulteng yang distigma sebagai pusat gerakan Islam radikal dan pusat menantang NKRI, terhadap daerah lain maupun terhadap dunia internasional.
Pada pertemuan tersebut, Aminuddin menerima beberapa nasihat dari Habib Saggaf terkait kearifan, kebijaksanaan dan penguatan diri. Habib juga mengemukakan salah satu syair yang maknanya yakni terkadang kuda lari cepat terjatuh karena kakinya tersandung. Usai memberikan nasihat, Habib Saggaf juga mendoakan keselamatan dan kesuksesan Kongres XIX PMII sesuai apa yang telah direncanakan.
Sebelum menemui Habib Saggaf, Aminuddin yang didampingi sejumlah senior PMII di Kota Palu, melakukan ziarah makam pendiri Alkhairaat Habib Idrus bin Salim Aljufri di kompleks Perguruan Islam Alkhairaat Palu. Di tempat itu, Aminuddin membaca tahlil dan doa dipimpin Ketua Majelis Dzikir Rijalul Ansor Gerakan Pemuda Ansor Sulteng Suhban Lasawedi.
Aminuddin juga telah menemui Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola untuk menyampaikan permohonan maaf karena pidatonya menyinggung perasaan publik Sulteng khususnya masyarakat Kota Palu.
Front Pemuda Kaili Tolak Maaf Tertutup Ketum PMII
SUARAPELAJAR.COM, PALU — Front Pemuda Kaili (FPK) Sulawesi Tengah menolak permohonan maaf Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Aminuddin Ma’ruf bila disampaikan secara tertutup. Ketua FPK Erwin Lamporo mengemukakan, pernyataan permohonan maaf Ketum PB PMII itu harus disampaikan secara terbuka di tempat umum.
“Tidak boleh memohon maaf secara tertutup atau di tempat privat. Tetapi harus di tempat terbuka, di tempat umum,” ungkap Erwin Lamporo, Rabu (17/5).
Politisi Partai Hanura di DPRD Sulteng itu mengatakan, bahwa Ketum PMII Aminuddin Ma’ruf tidak boleh hanya menyampaikan permohonan maaf kepada Gubernur Sulawesi Tengah. Karena, menurut dia, pernyataan Ketum PB PMII yang disampaikan pada pembukaan kongres XIX PMII tersebut di Masjid Agung Palu, tidak hanya melukai Kepala Daerah Sulteng.
Kata dia, pernyataan Ketum PB PMII dengan menyebut “Di Tanah Tadulako ini, katanya, adalah Pusat dari gerakan radikalisme Islam. Di tanah ini, katanya, adalah pusat dari gerakan menentang Negara Kesatuan Republik Indonesia,” menyinggung masyarakat Kota Palu dan Sulawesi Tengah.
“Harus memohon maaf kepada masyarakat secara terbuka. Tidak boleh disampaikan permohonan maaf secara tertutup,” tegas dia. Malah, sebut dia, Ketum PMII harus memohon maaf lewat iklan di media secara berturut turut selama seminggu, agar permohonan maaf itu benar-benar tersampaikan ke masyarakat.
Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola juga berharap Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Aminuddin Ma’ruf dapat meluruskan pernyataannya kepada masyarakat Sulteng melalui media massa. Pernyataan itu disampaikan gubernur kepada Ketua Umum PB PMII Aminuddin Ma’ruf bersama fungsionaris pengurus dan jajaran ikatan alumni PMII yang datang meminta maaf di rumah jabatan gubernur, Rabu (17/5) petang.
“Tolong kalau boleh jumpa pers, klarifikasi sambutan itu, seperti yang anda sampaikan bahwa tidak ada maksud untuk mendiskreditkan ulama, umat dan rakyat sulteng secara keseluruhan,” kata gubernur.
Cerita Peserta SBMPTN 2017: Lebih susah dari Ujian Nasional
Suarapelajar.com Jakarta – Ribuan peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Indonesia (UI) telah selesai mengikuti serangkaian tes untuk masuk perguruan tinggi. Banyak cerita dari peserta soal tes SBMPTN ini.
Cerita pertama datang dari Shannaz yang mengaku mendaftar di berbagai perguruan tinggi. Dia melakukan banyak persiapan sebelum menghadapi tes SBMPTN hari ini.
“Daftar universitasnya FH UI, FH Unpad, dan Sosiologi Unpad. Persiapannya untuk menghadapi tes ini dengan belajar, ikut bimbel (bimbingan belajar) dan les privat,” ujar Shannaz usai mengikuti tes SBMPTN di kampus UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (16/5/2017).
Ada pula cerita dari Dita. Dita berkata dirinya juga melakukan banyak persiapan untuk menghadapi tes. “Ikut SBMPTN daftar universitasnya Komunikasi UI, Komunikasi Unsoed, Ekonomi Pembangunan UNN. Persiapannya untuk menghadapi tes dengan belajar, ikut bimbel, minta ajarin temen yang jurusannya IPS,” sebut Dita.
Sementara itu, peserta lain yang mengaku bernama Syaif, menyebut dirinya memilih jurusan Fakultas Hukum UI dan Psikologi UI. Syaif saat ini bersatus sebagai mahasiswa ITS jurusan Teknik Geofisika. Syaif ikut SBMPTN untuk mencoba peruntungan yang lain.
“Coba ikut SBMPTN lagi di tahun kedua. Alhamdulillah bisa, ada (soal) yang susah tapi dikerjakan semampunya,” ucapnya.
Sementara itu, Humas Pelaksanaan SBMPTN UI, Egia Etha Tarigan menyebut ada 11 fakultas yang dijadikan lokasi tes SBMPTN. Egia juga menyebut ada 281 ruang ujian yang digunakan oleh ribuan peserta hari ini.
“Untuk di UI terdapat 281 ruang ujian dengan jumlah total peserta ujian 7.640 orang,” jelas Egia.
Peserta SBMPTN di UI sendiri dibagi menjadi dua kloter. Kloter pertama untuk peserta yang berminat di sains dan teknologi (saintek) dan sisanya untuk minat sosial dan humaniora. Kloter saintek melaksanakan ujian mulai pukul 07.00 WIB, sedangkan kloter soshum sejak pukul 09.45 WIB.
(gbr/imk) Sumberdetik.news
Antusiasme Pelajar Indonesia di Nusasvara Project 2017 Academic.
Suarapelajar.com Birmingham Rangkaian pertama dari acara Nusasvara Project telah berjalan dengan sukses pada 1 April 2017. Rangkaian acara pertama yang dimulai pada pukul 09:30 pagi waktu setempat di University of Birmingham tersebut dimulai dengan academic talk yang dihadiri oleh tiga pembicara yaitu Prof. Dr. Endang Aminudin Aziz, M.A. Phd. dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Nunung Nurul Hidayah selaku dosen Islamic Finance and Accountingdari Aston Business School, dan Dr. Endy Dwi Tjahjonoselaku perwakilan dari Bank Indonesia di London.
Pendidikan atau Pasar?
![]() |
| Penulis adalah Ketua Umum Pelajar Islam Indonesia Kalimantan Timur (Fadil Hidayatul Fajri) |
Paradigma sebagian masyarakat saat ini mengenai pendidikan hanya sekedar sbagai alat untuk mendapatkan pekerjaan atau hidup yang lebih baik lagi
Jangan heran ada siswa yang dibagi jam sekolahnya, ada yang masuk pagi dan ada yang masuk siang. Ini yang menjadi PR kita bersama terutama pemangku kebijakan. Jangan hanya membuncitkann perut sendiri tetapi seharusnya membuncitkan juga mutu pendidikan kita di bumi Kalimantan Timur.






