Dalam Satu Dekade Ilmuan Temukan 200.000 Spesies

JAKARTA – Makhluk hidup di dunia rupanya belum sepenuhnya diketahui oleh manusia. Seperti diketahui, beberapa ilmuwan telah menemukan berbagai spesies baru pada 2017.
Mulai dari seekor laba-laba yang tampak seperti topi Harry Potter hingga cacing laut yang terlihat seperti churro. Dilansir dari Daily Mail, Minggu (21/5/2017), hingga saat ini ilmuwan telah menemukan 10 spesies baru untuk tahun 2017.

Daftar tahunan ke-10 juga mencakup serangga merah muda yang memiliki kemiripan dengan daun, tomat yang amat merah seperti berdarah saat dipotong, dan polkadot yang ditemukan di Brasil.
Selama dekade sejak daftar pertama disusun pada 2008, hampir 200 ribu spesies baru telah ditemukan ilmuwan. Namun para ahli memperingatkan bahwa risiko tak lagi menemukan banyak spesies semakin meningkat sering tingkat kepunahan yang juga merangkak naik.

Daftar spesies temuan itu disusun oleh College of Environmental Science’s International Institute for Species Exploration (IISE), State University of New York mencakup empat spesies yang ditemukan di Asia (India, Indonesia, Laos, dan Malaysia). Sementara spesies lain berasal dari Meksiko, Amerika Serikat, Brasil, Kolombia, Australia, dan Papua Nugini.

“Selama dekade sejak daftar Top 10 kami yang pertama, hampir 200.000 spesies baru telah ditemukan dan dinamai. Ini tidak lain hanyalah kabar baik bukan karena krisis keanekaragaman hayati dan fakta bahwa kita kehilangan spesies lebih cepat dari pada kita menemukannya,” kata Dr Quentin Wheeler, direktur pendiri IISE.

Ia menjelaskan bahwa tingkat kepunahan 1.000 kali lebih cepat dibanding pada prasejarah.

“Jika kita tak mempercepat eksplorasi spesies, kita berisiko tidak pernah mengenal jutaan spesies atau mempelajari hal-hal menakjubkan dan berguna yang bisa mereka ajarkan pada kita,” ujarnya.

Menurut Wheeler, faktor terbesar yang menyebabkan percepatan kepunahan adalah manusia.

“Kita (manusia) mengubah ekosistem, menghancurkan keanekaragaman hayati dan mencemari perairan kita,” tegasnya.

sumber : okezone

fitur whatsapp yang perlu anda ketahui!

SUARAPELAJAR.COM, JAKARTA – WhatsApp menjadi aplikasi pesan instan terpopuler di dunia. Ada beberapa fitur yang perlu pengguna ketahui, seperti dilansir Blorge, Sabtu (20/5/2017).

Menandai Pesan Favorit
Mungkin pengguna ingin mencari alamat, nomor telefon atau informasi detail lainnya di pesan WhatsApp. Untuk melakukan itu, pengguna bisa menelusuri percakapan satu per satu yang memakan waktu lama.
Untuk menandai pesan, pengguna bisa mengklik yang lama pada pesan tersebut. Maka muncul opsi di atas layar dengan icon bintang yang bisa pengguna tekan. Untuk melihat pesan yang telah ditandai, pengguna bisa menuju Starred message pada pilihan opsi di kanan atas layar.

Menemukan Kontak Individu dan Pesan
Bila pengguna ingin mencari seseorang, namun tidak ingin melakukan scroll terlalu panjang di daftar kontak. Maka pengguna bisa menuju icon kaca pembesar di atas layar, kemudian mengetikan nama individu atau pesan yang berkaitan dengan keyword tersebut.

Kirim Lokasi atau Nomor Kontak
Ada suatu kondisi di mana pengguna ingin mengirimkan lokasi keberadaan atau nomor kontak kepada teman. Untuk mengirimkan lokasi atau nomor kontak, pengguna bisa menuju icon paperclip di bawah layar, lalu pilih Location atau Contact.

sumber: okezone

PB PII Angkat Isu Kesetaraan Pendidikan Bagi Segenap Anak Bangsa

SUARAPELAJAR.COM, JAKARTA – Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) Periode 2017-2020 akan menggelar pelantikan pada Selasa, 23 Mei 2017 pekan depan bertempat di Aula Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Acara yang digelar pada malam Rabu ini akan diramaikan oleh kader PII se-tanah air, para alumni PII dan juga pelajar se DKI Jakarta.

“Acara ini merupakan momentum setiap awal periode kepengurusan PII sebagai ajang penguatan dan pengukuhan kepengurusan di PII,” ujar Aziz Fauzul Adzim, Ketua Panitia Pelantikan PB PII dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (21/5/2017).

Sebagai organisasi pelajar tertua di Indonesia, PII berkomitmen untuk terus membina generasi, melalui sistem kaderisasi dan struktur organisasi.

“Dengan mengakui bahwa pelajar merupakan investasi jangka panjang sebuah bangsa, Pelajar Islam Indonesia harus dapat hadir sebagai solusi terbaik dalam menjawab permasalahan tersebut,” tegas Fauzul.

Sebagai pembuktian atas komitmennya, Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia Periode 2017-2020 dalam momentum dan masih pada suasana Mei sebagai Bulan Kebangkitan Nasional, Pelantikan PB PII akan mengusung tema ‘Pelajar Berkarya, Menuju Indonesia Mandiri’.

Fauzul memaparkan, maksud tema yang diusung dalam pelantikan kali ini merupakan upaya penguatan komitmen PII sebagai organisasi yang hanya akan konsen dalam kerja-kerja kaderisasi dan juga pembinaan terhadap generasi muda pelajar.

Fauzul juga menambahkan dalam pelantikan kali ini akan turut hadir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy, untuk menyampaikan Orasi Pendidikan.
“Insya Allah kanda Muhadjir Effendy akan memberikan Orasi Pendidikan di malam pelantikan nanti,” imbuhnya.

Sementara Husin Tasrik Makrup Nasution selaku Ketua Umum PB PII Periode 2017-2020 berharap kedepannya generasi muda di seluruh Indonesia​ bisa mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak guna tercapainya cita-cita untuk menghasilkan sebuah bangsa yang berkeadaban dan berdaya saing, melalui pendidikan yang berkualitas.

“Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia Periode 2017-2020 menginginkan terjadi kesetaraan hak bagi setiap anak bangsa untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan berkualitas. Karena dari sebuah pendidikanlah, sebuah bangsa dapat memiliki peradaban yang kokoh dan memiliki jati diri yang dapat berdaya saing. Jangan sampai dosa para orang terdidik itu terus mengalir karena membiarkan generasinya tidak terdidik,” tegas Husin.

Ke Kalimantan Timur wajib cicipi 10 makanan Khas ini!

Jalan-jalan ke Kalimantan Timur rasanya kurang lengkap jika tidak mencicipi makanan khas dari provinsi yang memiliki ibu kota Samarinda tersebut. Usai berjalan-jalan di tepi Sungai Mahakam yang elok dan menjadi kebanggaan masyarakat KalTim (Kalimantan Timur), mari kita jelajahi wisata kuliner di provinsi yang penduduknya berjumlah sekitar 3,6 juta orang itu.

Sama seperti provinsi lainnya, Kalimantan Timur juga memiliki kuliner andalan yang rasanya boleh diadu dengan hidangan khas wilayah lainnya yang ada di Indonesia. Nah, berikut adalah daftar makanan khas Kalimantan Timur yang bisa Anda cicipi kala berkunjung ke sana.

Nasi Kuning Samarinda

Siapa yang tak suka dengan nasi kuning? Hidangan yang satu ini sangat umum ditemukan di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Tapi Nasi Kuning Samarinda ini memiliki cita rasa dan lauk yang sedikit berbeda dari nasi kuning pada umumnya.

Nasi kuning Samarinda adalah nasi yang berwarna kuning (karena diwarnai dengan kunyit) yang disajikan dengan ikan haruan (ikan gabus), telur bumbu bali, bawang goreng, dan serundeng. Di Samarinda, Anda dapat menyantap menu nasi kuning ini pada pagi atau malam hari.

Ayam Cincane

 

Dahulu, menu makanan ini hanya disajikan pada saat acara-acara penting, seperti pernikahan atau kelahiran saja. Akan tetapi, saat ini ayam cincane sudah bisa ditemukan kebanyakan warung dan rumah makan yang berada di Kalimantan Timur.

Bahan dasar ayam cincane adalah ayam kampung. Rasa santan dan rempah-rempah lain, seperti jahe, lengkuas, dan kemiri sangat terasa ketika Anda melahap ayam yang diolah dengan cara dibakar di atas bara api ini. Ayam cincane sangat nikmat apabila disantap bersama sepiring nasi putih hangat dan sambal tomat yang pedas manis.

Nasi Bekepor

Nasi bekepor adalah nasi putih yang dicampur dengan ikan asin, rempah-rempah, dan minyak sayur. Biasanya nasi bekepor ini disajikan bersama dengan sayur gangan asam kukar, yakni sejenis sayur asem yang diolah bersama dengan kepala ikan dan ubi manis.

Selain itu, Anda juga bisa memilih lauk Daging Masak Bumi Hangus untuk dimakan bersama dengan nasi bekepor. Wah, apa itu Daging Masak Bumbu Hangus? Ini adalah sejenis daging yang dimasak dengan kecap. Nama hidangan di Kalimantan Timur ini cukup unik, ya?

Pepes Kepiting

Mungkin Anda sudah biasa menyantap pepes ikan, pepes tahu, atau pepes udang. Nah, tetapi menu pepes kepiting khas Kalimantan Timur ini mungkin merupakan sesuatu hal yang baru bagi Anda dan pasti akan membuat Anda ketagihan setelah mencobanya.

Pepes kepiting terbuat dari kepiting soka yang dimasak bersama dengan cabe merah, cabe rawit, serai, daun kemangi, dan rempah-rempah lainnya. Selanjutnya kepiting soka dan bumbu yang sudah ditumis tersebut dibungkus dengan daun pisang. Setelah itu, pepes dikukus hingga matang, baru kemudian di bakar di atas api.

Sate Payau

Di Kalimantan Timur ada sebuah makanan khas yang cukup terkenal, yakni Sate Payau. Jika Anda belum tahu apa itu sate payau, ini adalah sate yang terbuat dari daging rusa. Sayangnya, makanan yang satu ini sudah mulai langka, karena rusa adalah salah satu satwa yang dilindungi.

Akan tetapi, makanan khas Kalimantan Timur ini masih bisa dijumpai di acara adat atau berbagai festival yang digelar di provinsi tersebut. Tekstur daging payau ini cenderunglebih lembut dan empuk jika dibandingkan dengan daging sapi. Selain dijadikan sate, daging rusa ini juga dimasak dengan bumbu pedas atau dipepes.

Akan tetapi, makanan khas Kalimantan Timur ini masih bisa dijumpai di acara adat atau berbagai festival yang digelar di provinsi tersebut. Tekstur daging payau ini cenderunglebih lembut dan empuk jika dibandingkan dengan daging sapi. Selain dijadikan sate, daging rusa ini juga dimasak dengan bumbu pedas atau dipepes.

Sambal Raja

Sesuai dengan namanya, makanan ini merupakan hidangan khas Kerajaan Kutai. Ya, pada jaman dahulu, makanan ini hanya bisa dinikmati di kalangan kerajaan saja. Jika dilihat secara sekilas, sambal raja ini mirip dengan urap-urap.

Isi dari sambal raja ini adalah aneka sayuran, seperti kacang panjang, terong, dan irisan bawang merah. Kemudian, sayuran tersebut disiram dengan bumbu halus dengan rasa yang pedas dan segar. Untuk melengkapi makanan khas Kalimantan Timur ini biasanya akan diberikan irisan telur rebus di atas sambal raja ini.

Bubur Pedas

Nah, makanan yang satu ini sangat wajib dicoba jika Anda adalah penggemar makanan pedas. Bubur pedas adalah hidangan khas Suku Sambas, Kalimantan Barat. Meskipun begitu, makanan ini dapat ditemukan dengan mudah di Kalimantan Timur dan sudah menjadi makanan khas provinsi tersebut.

Jangan bayangkan Anda hanya akan memperoleh rasa pedas yang pekat ketika menyantap hidangan ini. Pasalnya, bubur pedas juga diolah dengan berbagai rempah-rempah, seperti ketumbar, jinten, lengkuas, lada hitam, serai, dan cabe. Jadi, cita rasa bubur ini tidak hanya pedas saja.

Gence Ruan

Namanya mungkin terdengar asing di telinga kita. Namun, Gence Ruan menjadi hidangan favorit yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur. Bahan utama dari masakan ini adalah ikan gabus atau yang dikenal dengan ikan haruan.

Ikan gabus utuh tersebut dilumuri dengan garam sebelum dibakar. Setelah dibakar, ikan gabus disiram dengan tumisan bumbu dari rempah-rempah berupa bawang merah, bawang putih, cabe merah, air asam jawa, dan bumbu lainnya.

Amplang

Kerupuk khas Kalimantan Timur ini sering dicari oleh para wisatawan untuk dijadikan oleh-oleh. Amplang atau yang lebih dikenal dengan nama Kuku Macan ini adalah sejenis krupuk yang terbuat dari ikan. Walaupun berbahan dasar ikan, amplang tidak memiliki rasa yang amis. Justru kerupuk ini memiliki rasa gurih dan enak.

Pisang Gapit

Bila Anda sedang berjalan-jalan di sekitar tepi Sungai Mahakam, Anda akan menjumpai beberapa pedagang yang menjual Pisang Gapit. Pisang gapit ini sangat pas dimakan saat bersantai sambil menikmati keindahan sungai Mahakam.

Tampilan dari pisang gapit ini mirip dengan pisang epe khas Sulawesi Selatan. Perbedaan dari kedua jajanan tersebut terletak pada saus pendampingnya. Pisang epe dimakan dengan saus gula merah, sedangkan pisang gapit dicocol dengan saus durian yang sangat lezat.

Makanan kecil yang satu ini dinamakan ‘Gapit’ karena proses pengolahannya menggunakan alat yang berupa papan kayu seperti talenan, pisang akan digapit atau dijepit dengan papan tersebut. Setelah bentuknya menjadi pipih, pisang akan dibakar hingga warnanya berubah menjadi kecoklatan.

Membahas tentang makanan khas Kalimantan Timur ini membuat perut terasa lapar, ya? Yuk, catat daftar makanan yang direkomendasikan oleh suarapelajar.com ini sebagai referensi ketika Anda ingin berwisata kuliner di Kalimantan Timur.

 

Persiba Belum Bisa Pulang ke Balikpapan

Suarapelajar.com, Samarinda – Persiba Balikpapan masih akan jadi musafir untuk waktu yang belum bisa ditentukan. Sebab belum ada stadion yang memadai di Balikpapan sampai saat ini.

Persiba memang mengawali musim Liga 1 2017 dengan kondisi tak ideal mengingat mereka harus bermain jauh dari Balikpapan dan berkandang di Stadion Gajayana, Malang. Pasalnya Stadion Batakan yang direncanakan jadi kandang mereka belum selesai dibangun.

Bermain jauh dari suporternya sendiri merugikan Persiba karena mereka tampil buruk sejauh ini. Hanya satu poin didapat dari enam pertandingan dan mereka pun terpuruk di dasar klasemen.

Maka ada niatan Persiba untuk kembali memakai Stadion Parikesit yang selama ini jadi kandang mereka. Namun niatan itu harus dipendam manajemen klub berjuluk Beruang Madu tersebut karena Stadion Parikesit tidak memenuhi standar Liga 1.

Stadion Parikesit sendiri yang dimiliki oleh Pertamina rencananya akan dialih-fungsikan menjadi kilang minyak.

“Kemungkinan akan kami tolak karena stadion ini sedang dalam proses pembongkaran,” ujar Kepala Operasional PT Liga Indonesia Baru Tigor Shalomboboy.

“Terlebih Stadion Parikesit ini jauh dari standar Liga 1. Aspek rumput gagal memenuhi unsur-unsur kelayakan, selain itu banyak fasilitas di dalam stadion, terutama di ruang ganti harus diperbaiki. Kemudian, dari sisi keamanan, jarak penonton dan lapangan sangat dekat,” sambungnya.

Meski demikian PT LIB mengaku sampai saat ini belum menerima surat permohonan dari Persiba untuk kembali ke Parikesit.

“Kami tidak akan merespons sebelum mereka mengirimkan surat permohonan (untuk verifikasi).”

Maka mau tak mau Persiba pun bakal memaksakan diri untuk secepatnya memakai Stadion Batakan meski hal itu harus menunggu persetujuan PT LIB. Sampai saat ini Batakan belum berbangku dan proses verifikasi butuh waktu dua pekan

“Nanti, Senin, (22/5) saya akan ke sana (Batakan),” tutup Tigor.

Sumber detikcom

Sudah Menang, Roma Kini Tunggu Hasil Juve

Para pemain AS Roma merayakan gol Edin Dzeko (Foto: Getty Images/Dino Panato

SUARAPELAJAR.COM, Samarinda – AS Roma masih memelihara harapannya di Serie A lewat kemenangan atas Chievo. Kini Roma hanya tinggal menunggu hasil pertandingan Juventus.

Setelah menunda pesta juara Juve pekan lalu, Roma melanjutkan tekanannya terhadap Bianconeri lewat kemenangan atas Chievo. Sempat tertinggal dua kali dalam pertandingan di Stadio Marc’Antonio Bentegodi, Sabtu (20/5/2017) dinihari WIB, Roma akhirnya menang 5-3.

Di babak pertama, Roma sempat tertinggal dua kali dari Chievo. Tapi Roma mampu membalas lewat gol Stephan El Shaarawy dan Mohamed Salah yang membawa Roma menutup babak pertama dengan skor 2-2.

El Shaarawy dan Salah kembali bikin gol di babak kedua untuk membawa Roma bangkit dan berbalik unggul. Edin Dzeko ikut dalam pesta gol Roma dengan mencetak gol di menit ke-83.

“Chiveo memulai dengan sangat kuat. Mereka benar-benar agresif, sulit dibongkar, dan menekan kami sangat tinggi. Mereka juga memaksimalkan peluang-peluangnya dengan baik,” ujar El Shaarawy seperti dikutip situs resmi klub.

“Yang penting adalah kami bangkit dan berhasil membalikkan keadaan, kemudian kami mengakhiri laga dengan kuat.”

Kemenangan ini untuk sementara membawa Roma mendekati Juve. Kedua tim kini hanya terpaut satu angka. Roma mengumpulkan 84 poin dari 37 laga, sementara Juve punya 85 poin dari 36 pertandingan.

Juve baru akan memainkan pertandingannya melawan Crotone di Juventus Stadium, Minggu (21/5/2017) malam WIB. Kemenangan atas Crotone akan memastikan gelar scudetto untuk Gianluigi Buffon dkk.

“Juve akan habis-habisan karena mereka punya peluang untuk mengunci gelar juara di kandang. Kami akan menunggu apa yang mereka dan Napoli lakukan. Kami sudah mengerjakan tugas kami dengan memenangi pertandingan,” kata El Shaarawy. Sumber detikcom

Siapa yang lebih tajam, PSM atau Sriwijaya FC?

Foto: Rengga Sancaya

SUARAPELAJAR.COM, Duel PSM Makassar kontra Sriwijaya FC diprediksi berjalan seru dan melahirkan banyak gol. Sebab kedua tim gemar sekali main menyerang.

Dua kesebelasan papan atas Liga 1 Indonesia 2017 pada pekan ketujuh digelar Minggu (21/5) di Stadion Andi Matalatta, Makassar.

Secara klasemen, PSM memang unggul tujuh peringkat dari Sriwijaya meski faktanya mereka hanya berselisih tiga poin. PSM ada di puncak klasemen dari enam laga punya 13 poin hasil dari empat menang, satu imbang,dan satu kalah. Sementara itu SFC di posisi kedelapan dengan 10 poin dari enam laga.

Oleh karena itu, laga antara PSM menghadapi Sriwijaya ini akan menjadi laga besar yang akan tersaji pekan ini. Fakta Kedua tim ditangan pelatih asing tentu akan memberikan permainan adu taktik yang menarik.

Adu Tajam di Lini Depan

Bukti bahwa Sriwijaya tetap menjadi kesebelasan berbahaya meski berada di papan tengah adalah mereka sukses melesakkan delapan gol. Jumlah tersebut memang bukan yang terbanyak di Liga 1, namun lini serang menjadi senjata utama skuat asuhan Osvaldo Lessa itu.

Dari enam laga, Sriwijaya memiliki kelemahan di lini belakang mereka. Tercatat sudah tujuh gol bersarang ke gawang Teja Paku Alam. Namun dengan ketajaman di lini depan, Sriwijaya bisa meraih kemenangan karena bisa mencetak lebih banyak gol.

Selain itu, hanya saat melawan Persib Bandung saja Sriwijaya gagal mencetak gol. Sisanya, delapan gol tersebar di lima pertandingan. Dan kedelapan gol itu dicetak oleh tiga pemain saja, yang kesemuanya adalah pemain depan, yaitu Hilton Moreira (4), Beto Goncalves (3), dan Maldini Pali (1).

Sriwijaya bisa bermain dengan pola 4-4-2 maupun 4-3-3 saat menyerang. Selain Maldini Pali yang kerap dipasang untuk meningkatkan daya serang menopang Beto dan Hilton, Sriwijaya juga masih memiliki banyak stok pemain menyerang seperti Muhammad Nur Iskandar, Anis Nabar, Talaohu Musafri, Airlangga Sucipto hingga Rachmat Hidayat.

Belum lagi adanya Tijani Belaid, marquee player asal Tunisia yang pernah merumput bersama Inter Milan.

Namun dari keenam laga, Sriwijaya selalu memasukkan Nur Iskandar usai turun minum atau awal-awal babak kedua. Walaupun begitu, mantan penyerang Semen Padang ini masih beradaptasi dengan permainan Sriwijaya sehingga ia belum mencetak satu gol pun dari enam laga yang sudah ia jalani.

Kehadiran Belaid, yang sudah bermain di tiga laga, juga menambah kreativitas lini tengah Sriwijaya. Sebelumnya, Sriwijaya memang tak memiliki gelandang kreatif. Dan dari tiga laga, Belaid sudah mencetak satu assist. Dalam tiga laga terakhir juga Belaid berhasil mengantarkan Sriwijaya memenangi dua laga.

Sementara itu lini depan kubu tuan rumah pun tak kalah tajam dari sang tamu. Bahkan PSM mencetak lebih banyak satu gol dari Sriwijaya dari enam laga. Dan jika pencetak gol Sriwijaya hanya tersebar di tiga pemain saja, PSM punya lima pemain yang turut menyumbang gol.

Reinaldo Elias, penyerang asal Brasil berpaspor Australia, menjadi pencetak gol terbanyak dengan tiga gol. Di bawahnya terdapat Wiljan Pluim dan Titus Bonai dengan dua gol. Sisanya, masing-masing satu gol, dicetak Ridwan Tawainella dan M. Rahmat.

PSM sebenarnya sangat bertumpu pada kemampuan Reinaldo dalam menyelesaikan peluang-peluang. Pemain yang sempat bermain untuk Borneo FC tersebut menjadi sasaran umpan silang atau pun umpan terobosan para pemain gelandang PSM.

Reinaldo handal dalam duel udara dan juga kokoh dalam penguasaan bola. Kemampuannya itu membuat pelatih PSM, Robert Rene Alberts, mengandalkannya di kotak penalti. Reinaldo pun bisa menyesuaikan diri dengan perubahan pola permainan yang diterapkan Robert Alberts.

Awalnya, PSM bermain dengan pola 4-2-3-1. Namun setelah mereka merekrut Marc Klok yang menempati pos gelandang bertahan, kesebelasan berjuluk ‘Juku Eja’ ini bisa bermain dengan pola 4-1-2-1-2 alias 4-4-2 berlian atau 4-3-3.

PSM memang memiliki banyak stok gelandang dan penyerang sayap berkualitas. Di pos gelandang, selain Pluim dan Klok yang merupakan legiun asing, PSM masih memiliki Rasyid Bakrie, Asnawai Mangkualam, Rizky Pellu dan Syamsul Chaeruddin. Selain Asnawi, gelandang muda yang tengah naik daun juga adalah Ridwan Tawainella dan Muhammad Arfan.

Di lini depan, khususnya sayap, PSM punya Titus Bonai, M. Rahmat, Ghozali Siregar, dan beberapa waktu lalu muncul pemain muda bernama Romario Rumpaisum. Titus dan Rahmat adalah dua pemain sayap yang kerap diandalkan Robert Alberts. Titus sudah mengoleksi satu asis, sementara itu Rahmat meski belum menorehkan asis, ia seringkali terlibat dalam proses terjadinya gol PSM.

Apalagi pada laga melawan Sriwijaya nanti, PSM mendapatkan amunisi tambahan dari Ferdinan Sinaga. Sebelumnya, mantan pemain Persib Bandung ini dihukum empat laga karena melakukan pemukulan terhadap pemain Persela Lamongan di laga pembuka. Meski Robert Alberts belum memastikan akan diturunkan, namun Ferdinan tentu bisa menambah kualitas di lini depan PSM.

Foto: Pandit Football Indonesia

Yang Membuat PSM Diunggulkan

Meski kedua kesebelasan punya lini serang mumpuni, namun laga ini tampaknya akan menjadi milik PSM Makassar. Hal ini dikarenakan sejauh ini, penampilan PSM di kandang cukup superior. Dari tiga laga, tiga laga berhasil mereka menangkan. Persela, Persija, dan Arema adalah tiga kesebelasan yang takluk di Stadion Andi Matalatta.

Sementara itu hal ini tak dibarengi dengan penampilan Sriwijaya saat menjalani laga tandang. Dari tiga laga, Sriwijaya hanya menang sekali, sisanya imbang sekali dan kalah sekali.

Selain itu Sriwijaya juga punya masalah di lini pertahanan mereka. Lessa sendiri masih mencari-cari komposisi yang pas untuk menjadi tandem Yanto Basna di jantung pertahanan. Firdaus Ramadhan dan Bobby Satria bergantian dicoba berduet dengan mantan bek Mitra Kukar tersebut.

Pada pekan keenam, Sriwijaya sendiri harus bersusah payah untuk mengalahkan Barito Putera. Bahkan skor sempat imbang 2-2 sebelum akhirnya Beto mengubah skor menjadi 3-2 lewat titik putih. Bahkan Persib dan Bhayangkara FC pun mampu membobol gawang Teja sebanyak dua gol.

Soal kebobolan, PSM sendiri baru lima kali memungut bola dari gawang. Kekalahan 1-2 saat menghadapi PS TNi di pekan keenam menjadi laga pertama PSM kebobolan lebih dari satu gol. Duet Steven Paulle dan Hamka Hamzah, juga ditopang Zulkifli Syukur dan Reva Adi, cukup tangguh di Liga 1. Kebobolan lima gol membuat PSM (bersama Persija) menjadi kesebelasan dengan jumlah kebobolan tersedikit ketiga di bawah Arema dan Persib.

Catatan tajam di depan dan kokoh di belakang yang lebih baik dari Sriwijaya inilah yang membuat PSM diunggulkan. Apalagi dengan laga yang berlangsung di kandang PSM, kans PSM mempertahankan posisi puncaknya pada pekan ke-7 tampaknya terbuka lebar. sumber: sportdetik.com

Yuk, Belajar Matematika Online dengan Catfiz Mesanger

SUARAPELAJAR.COM SURABAYA – Belajar Matematika kini bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja dengan aplikasi Catfiz Mesanger. Catfiz telah bekerja sama dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM) untuk memfasilitasi pembelajaran Matematika bagi para siswa di Indonesia melalui Program Indonesia Ikhlas.

VP Produk Catfiz Ispanji Pratama mengatakan ketertarikan Catfiz untuk bergabung dengan Program Indonesia Ikhlas karena melihat program tersebut luar biasa dan berkontribusi bagi pendidikan nasional. Sehingga, Catfiz sebagai infrastruktur telekomunikasi yang diciptakan anak bangsa terdorong ikut membantu berkontribusi bagi pendidikan.
Belajar Matematika Bayar Seikhlasnya di Sekolah Center

“Catfiz berperan sebagai fasilitas pembelajaran jarak jauh. Kalau kompetisi seperti ini menghubungkan banyak lokasi, tempat-tempat yang tidak bisa dijangkau secara langsung. Catfiz mempunyai infrastruktur untuk memfasilitasi hal tersebut,” kata Ispanji saat ditemui Republika.co.id di sela-sela peluncuran Program Indonesia Ikhlas di GOR Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Jl Lidah Wetan, Surabaya, Ahad (29/1).

Menurutnya, Catfiz bisa menyampaikan konten-konten eksklusif berupa soal-soal dan pembahasan, uji try out, tausiyah tokoh, dan lain sebagainya. Konten-konten ini sifatnya tidak konvensional. “Kontennya bisa berubah video streaming, atau audio streaming, semacam motivasi-motivasi ketokohan. Targetnya tidak hanya belajar Matematika tapi harapannya bisa membantu membentuk karakter adik-adik ini,” kata dia.

Untuk dapat mengakses konten-konten ini, lanjutnya, orangtua maupun siswa pengguna ponsel pintar Android dapat mengunduh aplikasi Catfiz Mesanger di Play Store. Kemudian, registrasi menggunakan nomor ponsel yang sama dengan yang didaftarkan di webiste indonesiaikhlas.org. Aplikasi tersebut bisa diundur dan kontennya digunakan secara gratis. Registrasi bisa dilakukan di Catfiz Mesanger terlebih dahulu atau sebaliknya. Setelah mendaftar Catfiz, user akan mendapat kode verifikasi yang dihubungkan dengan indonesiaikhlas.org untuk keamanan.

“Setelah itu, otomatis orangtua murid atau siswanya sendiri akan bisa mendapatkan konten secara langsung dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Pada tahap awal, konten yang bisa dimanfaatkan yakni pembahasan soal dan tausiyah ketokohan. Sementara untuk try out online dapat diakses melalui situs indonesiaikhlas.org. Namun ke depan try out online juga dapat diakses melalui Catfiz Mesanger. Sedangkan untuk hasil pengumuman try out online dapat diakses di portal www.republika.co.id (ROL)  setiap Senin dan Kamis.

Ingin Tau Perbedaan Gas? Coba Praktek Bersama Orang Tua di Rumah Yuk

SUARAPELAJAR.COM, JAKARTA — Dosen Universitas Indonesia Departemen Kimia, Agutino mengajak anak belajar IPA dengan cara yang menyenangkan melalui acara Fun Science yang digelar di Gedung Republika, Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu (13/5). Tujuan acara ini, menurut dia agar menimbulkan rasa suka anak terhadap perlajaran eksak, khususnya IPA.

Setelah menunjukkan beberapa praktek kimia seperti ilusi optik dan massa jenis. Agustino kembali memperagakan praktek sains dengan menggunakan balon hidrogen.

Diatas meja peraga, terdapat dua balon, botol, wadah berisi air, baking soda dan beberapa bahan lainnya. Agustino mengambil satu balon berwarna kuning dan meniupnya secara manual, sedangkan balon berwarna biru dieratkan diatas botol yang telah dimasukan alumunium foil dan larutan baking soda.

Balon yang tadi kempes lama-kelamaan terisi udara yang dihasilkan larutan dalam botol. Setelah balon biru dan kuning sama-sama terisi udara, Agustino mengambil tongkat alumunium panjang yang ujungnya dapat mengeluarkan api.

“Ayo ade-ade yang di depan mundur tiga langkah,” ujar dia sambil menginstruksikan peserta untuk berada di batas aman.

Pertama, Agustino mengarahkan tongkat alumunium tersebut ke balon kuning yang berisi karbon dioksida atau yang ditiup secara manual. “Buar…” suara balon yang pecah karena panas yang dihasilkan api terdengar dan sontak membuat peserta terkejut.

Lalu Agustino mengarahkan tongkat itu kearah balon lain, yaitu balon biru yang berisi gas hidrogen. Sebelum itu, Agustino telah menggunakan kaca mata laboratorium sebagai alat pengaman.
“DUAAR..” bunyi ledakan balon gas hidrogen yang diiringi dengan semburan api yang cukup besar.

Agustino menjelaskan, asam Baking Soda adalah basa lemah yang  saat tercampur maka akan terjadi reaksi dari gas yang membuat balon mengambang. Berbeda dengan gas karbon dioksida, hidrogen sangat sensitif terhadap api dan dapat menimbulkan sedakan yang besar. sumber: republika

Ketika Doa Mengalahkan Segalanya

suarapelajar.com

?Generasi berilmu akan menciptakan bangsa yang cerdas ?

Ada proses panjang dan perjuangan yang besar di balik kemenangan ini.

Segalanya di awali dengan bismillah..
Masih sangat jelas terekam di memori saat-saat kepanikan datang karna hanya di beri jeda waktu 15 menit belajar untuk bertanding di babak final , hanya kata bismillah yang membuat kami yakin teguh dan mantap untuk lanjut bertanding.  Di saat tim lawan sibuk mengumpulkan materi , kami isi waktu di 5 menit trakhir untuk berdo’a sebelum bertanding, karna tidak ada kekuatan yang mampu menandingi kekuatan do’a , dan ternyata do’a menunjukan kekuatannya ..
Kami menang ya robb ?
Menjuarai Juara 1 Lomba Debat Ilmiah Pandu Mulawarman tingkat regional Kaltim mewakili Ld Al-Mizan Fakultas Hukum Universitas Mulawarman setelah mengalahkan tim Fisip UNMUL di semi final dan Tim LKPE fakultas ekonomi dan bisnis UNMUL di grand final .Tim kami pun terdiri dari Ria rahayu|1508015096 sebagai pembicara pertama, sandi dwi cahyono|1508015110 sebagai pembicara kedua,  dan Adi nurhamidi|1508015152 sebagai pembicara ketiga  . Kompetisi bergengsi yg mampu meningkatkan daya kritis serta keterampilan berpikir mahasiswa yang diselenggarakan oleh BEM FKIP Unmul sebagai agenda tahunan dalam rangka memperingati hari pendidikan yg jatuh pada tgl 2 Mei.
Terus berkarya dan menginspirasi, dgn begitu akan banyak org yang selalu termotivasi untuk mengikuti jejak” para petualang ilmu. inipun bukan keberhasilan pribadi atau tim semata, melainkan ini juga merupakan keberhasilan senior kami di F.Hukum kak Suharto, ka rizal, ka abdul, ka dijah dan tim best debaters lainnya , sbg mentor debat yg sudah membimbing dan mengarahkan dengan baik hingga bisa memenangkan kompetisi.
~Tim best debaters~
Bersatu untuk satu suara pendidikan indonesia.

Kami semua Sama – sama berkarya dan berprestasi, karna jiwa dan raga menolak untuk menjadi mahasiswa yang biasa , terkubur raga tampa karya tanpa jasa untuk umat dan bangsa

Selain mnjuarai Juara 1 lomba debat ilmiah tingkat Regional KALTIM , kami pun meraih Juara 3 kompetisi Debat Ilmiah Nasional Ecosummit 2017 tingkat Nasional dengan mengangkat tema:
” peran ekonomi politik sebagai pendorong kemajuan bangsa “
Untuk menciptakan mahasiswa yang kritis dan berintelektual.
Kompetisi yang satu inipun meninggalkan banyak cerita yang layak untuk di ceritakan.
Kompetisi ini merupakan kompetisi pertama yang kami ikuti dengan tingkat yang lebih tinggi, yaitu tingkat nasional dengan menggunakan sistem debat asian parlementeri, Tehnikal meatting pun di lakukan sehari sebelum lomba, waktu yang sangat singkat untuk mempelajari mosi dimana biasanya TM di lakukan lima hari sebelum lomba, karena ini debat nasional, TM nya H-1 lomba, dimana mosi yang di pertandingkan adalah dua mosi dan di babak penyisihan ini pun menggunakan sistem group, satu hari dua kali bertanding, waktu yang sangat singkat sekali untuk belajar dan harus mempelajari dua mosi dan dua kali bertanding di hari yang sama, di perempatan final kami bertemu dengan UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) , Universitas inilah yang berhasil mengalahkan kami Tim dari Fakultas hukum universitas mulawarman .
Namun kekalahan ini tidak lantas membuat kami behenti, justru kekalahan ini kami jadikan batu loncatan untuk kembali bersemangat untuk belajar dan kami siap untuk bertanding di kompetisi tingkat nasional selanjutnya.
Kami berhasil meraih Tropi Juara tiga lomba debat tingkat nasional setelah mengalahkan Tim dari LKPE fakultas ekonomi bisnis dengan membahas mosi ” otonomi khusus untuk kALTIM ”  , sekali lagi, tropi ini merupakan hasil dari kerja keras kami dan orang orang di belakang kami .

Kemenangan tim best debaters tidak berhenti disitu saja. Hal serupa juga dicapai oleh tim junior dari best debaters yang beranggotakan Habiba Zahirah Tanzania (1608015001), Kardiono Cipta Kanda (1608015152), dan Fatmawati Makmur (1608015007) yang menjuarai kompetisi debat hukum tingkat Kota Samarinda sebagai Juara 1 yang diselenggarakan oleh Universitas Widyagama Mahakam Samarinda. Jalan berliku dengan berbagai tantangan mengiringi perjalanan menuju pencapaian Juara 1 tersebut. Pencapaian tersebut tak semulus yang diperkirakan orang lain, banyak kendala yang dialami. Mulai dari pendaftaran, tehnikal meeting, hingga kompetisi berlangsung diwarnai oleh berbagai rintangan dan hambatan. Namun, akhirnya itu sebanding dengan apa yang diperoleh karena usaha tak akan menghianati hasil. Alhamdulillah, tim junior Best Debaters menjuarai kompetisi tersebut. Terima kasih kepada Allah atas kemenangan yang diberikan dan terima kasih kepada Ka Suharto, Ka Muhammad Rizal, Ka Siti Khadijah, dan Ka Abdul Hamid sebagai pelatih debat kami serta dukungan dari rekan seperjuangan yaitu Ka Ria Rahayu, Novita Sari, Ka Sandi Dwi Cahyono dan Ka Adi Nurhamidi. Oleh karena itu, semangat dan jiwa pantang menyerah kami tak terhenti sampai disini karena kami akan selalu siap untuk terus mengukir prestasi dan menghabis jatah gagal kami dalam hidup ini.

Pada tanggal 18 mei 2017 adalah hari di mana kami menyerahkan  3 Tropi sekaligus untuk di serahkan ke fakultas Hukum universitas Mulawarman , rasa senang dan syukur pun terlukis di wajah – wajah  birokrat kampus di barengi dengan ucapan terimakasih yang menyisakan kebanggaan tersendiri untuk kami pribadi.

We so proud of you are !

Di awali dengan bismillah dan di tutup dengan alhamdulillah

Stay positif
?Lawan berdebat adalah kawan berfikir terbaik?