Kemah Pendidikan Teguhkan Persatuan Pelajar Indonesia

Hasil gambar untuk kemah pelajar pii
SUARAPELAJAR.COM, JAKARTA — Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Pelajar Islam Indonesia (PII) menyelenggarakan acara Kemah Pendidikan dan Apel Kebangsaan Pemuda Pelajar Indonesia di Lapangan PPPON Cibubur, Jakarta pada 2-5 Mei 2018. Kegiatan ini difasilitasi Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga.
 
“Ada 5.000 pemuda pelajar Indonesia yang meneguhkan komitmen kebangsaan dan komitmen perbaikan pendidikan dalam momentum Hari Pendidikan Nasional,” kata Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga, Asrorun Niam Sholeh di Lapangan PPPON Cibubur, Rabu (2/5).
 
Asrorun mengatakan, kegiatan seperti ini penting diselenggarakan sebagai jembatan untuk meneguhkan konsolidasi dan persatuan di antara pelajar. Organisasi pelajar adalah elemen strategis untuk merajut tali persaudaraan dan persatuan demi kepentingan NKRI.
 
Menurutnya, para pelajar harus memiliki komitmen kepada isu-isu pendidikan. Komitmen mereka bisa meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Artinya tidak bisa menggunakan pendekatan top-down, pendekatannya harus partisifatif melibatkan secara langsung para pemuda pelajar dalam pengambilan kebijakan.
 
Dalam rangkaian acara Kemah Pendidikan dan Apel Kebangsaan Pemuda Pelajar Indonesia. Sebelumnya ada pekan taaruf antar pemuda pelajar Indonesia dan lomba vlog inovatif dan edukatif. Selanjutnya ada lomba menulis surat pendidikan dan kebijakan pendidikan nasional kepada presiden.
 
“Bagaimana harapan pemuda pelajar Indonesia untuk perbaikan pedidikan nasional, kemudian ada kegiatan bela negara dengan berbagai aktivitas yang di dalamnya ada kegiatan seminar, ada kegiatan olah raga bersama,” ujarnya.
 
Asrorun juga menyampaikan, kegiatan ini untuk meneguhkan komitmen meningkatkan pendidikan yang berkeadaban, mencegah terjadinya kekerasan dan eksploitasi di dunia pendidikan. Serta untuk menanggulangi bahaya narkoba, terorisme, kenakalan remaja, ujaran kebencian serta penyebaran hoax di dunia cyber sumber :  REPUBLIKA.CO.ID, 

Fakultas Hukum Universitas Mulawarman Kembali Berjaya di Debat Konstitusi MPR RI

Foto saat menerima piala 

 SUARAPELAJAR.COM,Samarinda  Fakultas Hukum Universitas Mulawarman dipastikan mewakili kaltim di ajang debat bergengsi mahasiwa hukum tingkat nasional 2018 di Jakarta. Tim Debat Fakultas Hukum yang terdiri dari Abdul Hamid,Siti Khadijah dan Muhammad Fauzi memastikan lolos ketingkat nasional setelah menang dengan skor 3-0.

Lomba debat yang di selenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Rayat Republik Indonesia ini bertujuan untuk mencari para pemikir – pemikir muda. Setelah menumbangkan Universitas Widya Gama,IAIN Samarinda dan Untag di putaran final Universitas Mulawaman keluar sebagai juara dan dipastikan sebagai wakil kaltim di Nasional.

 Salah satu kordinator tim debat Fakultas Hukum Unmul Abdul Hamid saat di wawancarai mengatakan bahawa lomba debat yang di adakan oleh MPR RI ini merupakan pelaksanaan termewah yang pernah ia ikuti,banyak sudah kompetisi yang saya ikuti di sekala provinsi hingga nasional namun baru kali ini saya menemukan pelaksanaan lomba debat hukum yang sangat luar biasa dan mewah sekali dalam pelaksanaanya, dilihat dari hadiah saja sudah terlihat gengsi dari lomba tersebut, yang mana ketika saya mengikuti lomba paling full juara 1 hanya mendapatkan 3 sampai 10 juta namun pada lomba ini hadiah sangat besar sekali mencapai angka 50 juta untuk juara 1 nya, tutur hamid.

Dengan diadakanya lomba debat ini pihak penyelenggarapun berharap mendengar ide-ide baru  yang di gagas oleh para mahasiwa dan juga sebagai wadah sosialisasi 4 pilar kebangsaan. Acara yang berlangsung pada bulan agustus mendatang dipastikan akan mempertemukan para juara di setiap provinsi tim terbaik dari masing-masing daerah .(adl)

MAN 1 Komsat PII Samarinda Rayakan Kelulusan Dengan Anti Mainstrem

Hasil gambar untuk bagi makanan di jalan

Samarinda, SUARAPELAJAR.COM  Acara kelulusan di Samarinda namapak berbeda dan tidak seperti umumnya, siwa-siswi MAN 1 yang mayoritas tergabung dalam organisasi Komisariat Pelajar Islam Indonesia. Mereka membagikan makanan kepada masyarakat sekitar yang kurang mampu dan para pengemis hal tersebut di lakukan sebagai wujud syukur karena lulus 100%.

Man 1 Samarinda kelas 12 angkatan 38 melakukan kegiatan membagikan makanan sepanjang jalan Pangeran Suryanata dengan dibantu beberapa anggota komisariat PII (Pelajar Islam Indonesia) di MAN 1. Acara ini dalam rangka syukuran setelah di umumkan kelulusan dengan nilai terbaik,
 Anggota komisariat PII man 1 membaur untuk membantu kelancaran kegiatan tersebut

 Muhammad Kholid Syaifullah salah satu peserta kegiatan tersebut  mengungkapkan,  sangat bersyukur atas kelulusan dengan nilai terbaik. ketika di tanya mengapa anda tidak melakukan corat-coret seperti halnya pelajar lain pada umumnya?  Saya tidak mau melakukan hal seperti itu karena itu tidak bermanfaat dan tidak mencerminkan seorang siswa/i Madrasah.kita kan sudah dewasa bukan anak kecil lagi, melakukan hal seperti itu adalah perbuatan kekanak-kanakan ucap kholid.

kegiatan bagi makanan gratis ini pun mendapakan respon sanagat positif bagi masyarakat sekitar khususnya wilayah samarinda. Bahkan Ketua umum PW PII Kalimantan Timur Fadil Hidyatul F juga mengungkapkan sudah seharusnya seluruh  pelajar yang ada di wilayah kaltim mengadakan program seperti ini selain bermanfaat untuk umat juga melatih jiwa sosial kita agar peka dan peduli terhadap saudara di lingkungan sekitar kita. Bahakan kegiatan sosial ini sangat jarang terjadi karena  modrenisasi budaya barat yang masuk, sehingga banyak pelajar yang bersikap hedon dan tidak peduli sesama, terbutki di beberapa sekolah umum justru melakukan perayaan kelulusan dengan mencorat coret seragam tanpa makna sehingga  tidak berfaedah tutur ketua umum PII Kaltim tersebut. (adl)

TB Hasanuddin-Anton Charliyan Janjikan 1 Triliyun Untuk Pesantren Di Jabar


suarapelajar.com Bandung – Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, dari partai PDI Perjuangan Tb Hasanuddin dan Anton Charliyan (Hasanah) berjanji akan mengalokasikan dana APBD sebesar Rp 1 triliun per tahun untuk masjid, pesantren, ustaz, ulama, kiai, marbot. Termasuk beasiswa untuk para santri.
“Kami sepakat dan sudah menghitung bahwa pada Jumat berkah ini, kami ingin menyampaikan keberpihakan kami terhadap umat beragama. Maka kami akan mengalokasikan dana Rp1 triliun per tahun untuk pesantren, masjid, ustaz, marbot dan beasiswa para santri,” kata Anton Charlian, di Bandung, seperti dilansir Antara, Jumat (9/2/2018).
Anton menjelaskan, program rencana itu dirumuskan usai dia berkeliling ke seluruh daerah di Provinsi Jawa Barat dan berkomunikasi langsung dengan para ulama, ustaz, kiai hingga pengurus pesantren. Para kiai, ulama dan pengelola pesantren menyampaikan harapannya untuk peningkatan kesejahteraan nasib pesantren.
“Masukan itu harus kami tindak lanjuti lewat program nyata yakni dengan mengalokasikan dana Rp 1 triliun per tahun untuk pembangunan kehidupan beragama di Jawa Barat,” ujarnya.
Mantan Kapolda Jabar ini, menerangkan alokasi anggaran sebesar Rp 1 triliun tersebut akan diambil dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat.
“Itu kami hitung dari 2,5 hingga tiga persen APBD Jabar. Mudah-mudahan ini jadi angin segar untuk para ustaz dan kiai yang selama ini kesejahteraannya masih belum memadai,” ulasnya.
Anton sepakat bahwa peningkatan kesejahteraan pesantren di Jawa Barat harus diperhatikan mengingat jumlahnya mencapai 12.000 dan sumber daya manusia yang ada di lingkungan ini bisa menjadi agen perubahan bangsa ini.
“Jumlah pesantren di Jabar tercatat tidak kurang dari 12.000 dan terbanyak di Indonesia bahkan di dunia sehingga harus diperhatikan,” pungkasnya.(sumber :PERSEPSI.ID, )

Seminar dan Istighosah Banjir Peserta PD PII Paser tak Menduga

Foto .:FORUM ANAK KABUPATEN PASER:.



SUARAPELAJAR.COM  Tanah Grogot,   Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII)Kab.Paser  adakan seminar motivasi dan istighosah berkerja sama dengan forum anak kab.Paser  mengundang seluruh pelajar tingkat SLTP dan SLTA di hadiri lebih 1500 orang  yang akan melaksanakan ujian nasional se Tanah Grogot
Sabtu 7 april 2018 masjid agung nurul fallah nampak di banjiri para pelajar yang akan melaksanakan ujian nasional berbasis computer.  Saat di temui ketua Pengurus daerah PII (pelajar Islam Indonesia ) Ali sidik mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta memberikan motivasi kepda seluruh pelajar yang akan menghadapi ujian nasional.
Acara yang kami selenggarakan ini merupakan kegiatan yang sudah berjalan 7 tahun lamanya program kerja yang di wariskan oleh senior  kami, akan terus kami selenggrakan.  Hanya saja pada tahun ini konsep kami sedikit berbeda, karena mendatangkan psikolog dan mahasiwa berprestasi  asal kab.paser tuturnya.
.
Ali juga berharap Semoga dengan di adakannya acara seminar dan doa bersama dalam menghadapi ujian nasional yang berbasi computer seluruh peserta dapat di berikan ketenangan dalam mengerjakan soal, karena salah satu materi yang di sampaikan oleh  narasumber sangat bermanfaat seperti halnya materi yang di samapaikan, oleh Bapak Fahreza selaku psikolog yang memeberikan hydro terapi music yang saya rasa sangat tepat ketika di gunakan pada seseorang yang akan mengadapi ujian karena di dalam terapi tersebut kita merasa semua beban pikiran terlepas.
Selain itu ketua panitia Muhammad Hifzur  juga mengungkapkan  kami mendatangkan salah satu senior kami , kak Abdul Hamid agar seluruh pesesrta semakin percaya diri untuk mengerjakan soal ujian tersebut karena kak Abdul Hamid sendiri salah satu mahasiswa berprestasi  yang masuk perguruan tinggi melalui jalur undangan SNMPTN dan juga banyak prestasi yang sudah dia raih dari tinggkat nasional hingga Internasional.
Acara yang berlangsung  3 jam lamanya dan di  hadiri lebih 1500 siswa ini berjalan sangat khidmat seluruh peserta menikmati materi yang di sajikan oleh narasumber hal ini di buktikan dengan antusisanya peserta dalam mengikuti acara ini hingga selesai. (adl)

Pelajar dan Pemuda Penajam Bikin Beda Pantai Tanjung Jumlai

Aksi menawarkan jajanan gratis sudah biasa. Namun mengajak membaca buku secara gratis di tempat ramai dan tempat wisata amat jarang terjadi.

Ya, itulah yang dilakukan sejumlah pelajar dan pemuda saat menggelar kegiatan perpustakaan jalanan dan bina anak pesisir di Pantai Tanjung Jumlai Penajam Paser Utara Minggu sore (8/4). Kegiatan tersebut dipelopori oleh komunitas benou taka dan PD Pelajar Islam Indonesia (PII) Penajam Paser Utara.


Hanya bermodal banner dan buku yang ditaruh di lapak meja sederhana serta alat tulis sederhana yang dijadikan alat mewarnai dan bermain anak-anak pesisir, keinginan pelajar dan pemuda dari  berbagai sekolah dan komunitas ini patut diacungi jempol. Tak ayal, area yang biasanya jadi tempat wisata tersebut mengundang perhatian masyarakat setempat dan wisatawan.


Indrayani sebagai kordinator kegiatan mengharapkan agar generasi bangsa terutama di kabupaten penajam paser utara dapat terbina hingga meningkatkan minat baca, menulis, dan juga berdiskusi serta bermain bersama di dalam setiap pelaksanaan kegiatan.  “Tujuan beridirinya Komunitas Benuo Taka sendiri ialah terbinanya insan cita yang berbudi pekerti dan terliterasi, kedepannya akan kita coba sinergikan dengan Dinas Perpustakaan Daerah dan Arsip Kabupaten Penajam Paser Utara.” Tambah Indrayani menerangkan yang juga adalah pendiri komunitas Benua Tako.
Adanya kegiatan ini bekerjasama dengan gerakan membangun budaya literasi di odah etam yang juga dipelopori oleh Pengurus Wilayah PII Kaltim.  Fadil Hidayatul Fajri yang juga Ketua Pelajar Islam Indonesia (PII) Kaltim  serta inisaitor gerakan perpustakaan Jalanan di Provinsi Kaltim menuturkan tujuan perpustakaan jalanan dibentuk adalah mengajarkan pentingnya budaya membaca. Agar sasarannya bisa lebih luas maka dilakukan di tempat umum yang ramai. Harapannya tentu masyarakat bisa singgah untuk sekadar membaca meski hanya lima menit. Ini juga menunjukkan bahwa kami berkontribusi untuk memajukan pendidikan Kaltim melalui budaya membaca. 

“91 persen penduduk dengan usia 10 tahun ke atas lebih suka menonton televisi. Sedangkan mereka yang suka membaca buku hanya 17 persen. Itu dari BPS,” katanya menukilkan.

Aksi ini juga dihadiri oleh salah seorang relawan yang bekerja di Dinas Pendidikan Kab.  Penajam Paser Utara yakni  Andi Herman. “semoga kedepannya seluruh instansi terkait dan stakeholder di Kabupaten Penajam Paser Utara dapat bersinergi bersama gerakan tersebut” ujarnya.

Menjawab Kritik Taufik Hidayat, Anthony S Ginting Juarai Indonesia Masters 2018

SUARAPELAJAR.COM  Tunggal Putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting berhasil mengawali tahun 2018 dengan prestasi dengan juara di Indonesia Masters 2018, Minggu (28/01/18) di Istora Senayan, Jakarta. Atlet 21 tahun itu berhasil membuktikan kualitasnya dengan mengalahkan wakil Jepang, Kazumasa Sakai dengan 21-13 dan 21-12.
Kemenangan tersebut seolah menjawab tantangan sekaligus kritikan Juara Olimpiade 2004, Taufik Hidayat yang mengatakan bahwa sektor Tunggal Putra Indonesia minim prestasi. Sindiran tersebut dilontarkan Taufik Hidayat pada penghujung 2017.
Setelah sukses berada di podium tertinggi di Indonesia Masters 2018, Anthony S Ginting langsung mengungkapkan bahwa ucapan Taufik Hidayat tersebut telah membakar semangatnya. Selain itu penyataan Taufik juga menjadi pelecut semangat bagi para pemain Tunggal Putra Indonesia lainnya.
“Ucapannya malah menjadi motivasi buat kami untuk membuktikan diri. Kami dan pelatih, Hendri serta Irwansyah, tetap positif menanggapi ucapan itu. Jadi tidak apa-apa karena itu kritik yang membangun motivasi,” ujar Ginting usai mengalahkan Kasai.
Ginting juga mengaku mengidolakan Taufik Hidayat. Itulah mengapa gaya bermain Taufik sering ia terapkan dilapangan.
“Dari kecil, ketika saya baru belajar bulutangkis saya kerap ikutin Taufik. Jadi secara tidak langsung gaya bermainnya juga terbawa sampai sekarang, dia role model saya dalam bermain,” ungkap juara Tunggal Putra Indonesia Masters 2018 itu.
Dengan hasil juara awal tahun 2018, Ginting pun mengungkapkan bahwa ia semakin termotivasi untuk meraih hasil terbaik di kejuaraan-kejuaraan selanjutnya. Ia menargetkan untuk tembus peringkat 5 besar dunia di sektor Tunggal Putra. Meski padatnya agenda atau kompetisi, ia tidak terlalu mempermasalahkannya.
“Jadwal yang banyak berarti ada banyak kesempatan buat juara,” tutupnya.
SUMBER :(PERSEPSI.ID)

Mata Di Tanah Melus, Catatan Pencapaian Kepengarangan Novel Okky Madasari

SUARAPELAJAR.COM, Jakarta – Siapa bilang menulis novel untuk anak-anak adalah perkara yang gampang? Perihal ini diakui oleh seorang Okky Madasari yang tengah meluncurkan novel terbarunya: Mata Di Tanah Melus.
Menurutnya, menulis novel anak merupakan suatu langkah yang butuh keberanian. “Menulis novel anak bukan sesuatu yang sederhana untuk saya. Ini sebuah langkah yang butuh keberanian dan keseriusan. Ini keputusan yang sangat beresiko”, tuturnya melalui akun twitternya, @okkymadasari, 18 Januari 2018.
Dorongan menulis buku anak bagi Okky Madasari muncul beberapa tahun terakhir ketika dia punya anak. Paksaan dan kesukaan sang anak yang selalu ingin mendengar cerita dari ibunya, itulah yang kian mendorong dia menulis buku anak-anak.
“Karena anak saya senang dibacakan cerita, karena saya dipaksa mengarang cerita untuknya, karena saya ingin sejak awal anak saya membaca cerita yang ditulis ibunya”, tuturnya lagi.
Selama proses kreatif penulisan cerita ini, anak gadisnya menjadi inspirasi besar dalam imajinasinya. Okky banyak menghabiskan waktu dengan anaknya. Dan setiap hal kecil yang dikerjakan sang anak menjadi sumber dari imajinasinya. Dia menuturkan di akun twitternya (9 Desember 2017):
“Since I decided to write a novel for children, my time with my daughter has been important part of my writing process. She has been my greatest inspiration, every little thing she does is source of my imagination”. (Sejak memutuskan menulis novel anak, waktuku dengan anak perempuanku menjadi bagian penting dari proses menulisku. Dia menjadi inspirasi besarku. Setiap hal kecil yang dia lakukan menjadi sumber imajinasiku).
Meskipun sudah menulis 5 novel dan 1 kumpulan cerita, baginya menulis cerita anak tetaplah merupakan tantangan tersendiri. Sebab menurutnya, menulis cerita anak baginya berarti dia harus keluar dari zona nyaman. Oleh sebab itu, dia mengaku bahwa “Mata Di Tanah Melus” adalah sebuah pencapaian dalam perjalanan kepengarangannya.
Dengan rampungnya novel ini, Okky merasa bahagia sekali. “Saya lega, saya bahagia, saya bangga”, tuturnya dalam catatan kecil untuk novel tersebut.
Bagi yang penasaran dengan cerita dari novel ini, sejak tanggal 22 Januari 2018 buku ini sudah bisa ditemui di Gramedia. Biar pun novel ini ditulis untuk anak-anak, para pembaca dewasa tidak perlu merasa segan untuk membaca. Sebab seperti kata pengarangnya sendiri: “Karena setiap orang dewasa sesungguhnya juga seorang anak-anak”.
(Man)

Liburan Berkualitas Ala Pelajar Balikpapan



SUARAPELAJAR.COM, Balikpapan, Liburan ujian sekolah di kota Balikpapan nampak berbeda dengan biasanya, para pelajar balikpapan mengisinya dengan ikut latihan dasar kepemimpinan yang di selenggarakan oleh Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII ) Kota Balikpapan selama 7 hari lamanya.

acara yang di selenggrakan di kantor Majelis Ulama Indonesia Kota Balikpapan yang di ikuti 28 orang dari perwakilan  7 sekolah menengah  atas, saat di wawancarai salah satu dari instruktur Fatori mengtakan adanya acara pelatihan dasar kepemimpinan ini bertujuan mengisi waktu kosong para peajar dengan kegiatan yang berkualitas dan produktif agar terhindar dari pergaualan-pergaulan bebas remaja yang marak terjadi belakangan ini.

Pelaksanaan Penutupan LBT Kota Balikpapan 

 Fatori juga mengungkapkan pelatihan kepemimipnan yang di selenggarakan oleh Pelajar Islam Indonesia (PII) bertujuan untuk melatih kemampuan kepemimpinan sejak dini, agar bisa menjadi pemimpin yang handal di masa yang akan datang, karena banyak tokoh nasional lahir dari rahim PII seperti  Dahlan Iskan, dan Jusuf Kalla merupakan salah satu kader terbaik yang aktif ber PII di waktu merreka duduk di bangku sekolah.

Selain aktif melakukan kegiatan pelatihan kepemimpinan PII juga di kenal sebagai organisasi yang aktif mengkampanyekan budaya literasi, karena di era globalisasi saat sekarang ini, index membaca para pelajar sangat minim sekali sehingga perlu adanya trend untuk menghidupkan kembali budaya literasi di kalangan pelajar, PII sendiri untuk merangsang minat baca para pelajar aktif menggelar perpustakaan jalanan yang tersebar di seluruh pengurus daerah Pelajar Islam Indonesia yang ada di seluruh wilayah Kalimantan Timur ungkapnya.
(adl)

Benarkah Jengkol Bisa Bikin Kamu Langsing?




SUARAPELAJAR.COM, Jakarta – Memiliki tubuh langsing dan ideal menjadi dambaan setiap manusia. Hal ini karena pandangan umum di masyarakat yang mengatakan bahwa definisi cantik atau ganteng itu ketika kita memiliki tubuh yang langsing. Ungkapan itu tidak selalu benar, tapi kenyataannya memang demikian. Maka tak jarang mereka melakukan apa saja agar terpenuhi apa yang diinginkan.

Tidak perlu bingung apalagi stres jika menghadapi situasi tersebut, karena saat ini ada cara alternatif yang mampu membuat tubuh menjadi langsing, yakni mengkonsumsi jengkol. Meskipun cara ini terbilang aneh, tapi tidak ada salah dicoba.
Jengkol atau kata bahasa latinnya Archidendron pauciflorum adalah tumbuhan khas asia, dimana di Indonesia jengkol menjadi makan yang banyak penggemarnya.
Jengkol sendiri memang banyak dibenci tapi tidak sedikit yang menyukai. Dibenci karena mempunyai aroma bau yang khas. Namun mereka yang menyukai karena selain rasanya enak juga dipercaya memiliki khasiat bagi tubuh.
Menurut data dari Institute of Health Sciences, 819 Sweden Riset Biosains. L.L.C. Cause Street, menerangkan bahwa jengkol merupakan buah ajaib untuk membunuh sel kanker dan 10.000 kali lebih kuat dari Kemoterapi. Berdasarkan penelitian pula, jengkol bisa menjadi obat mujarab yang terbukti melawan semua jenis kanker.
Dalam setiap 100 gram jengkol mengandung vitamin dan mineral yang cukup lengkap seperti energi 140 kkal, protein 6,3 gr, lemak 0,1 gr, karbohidrat 28,8 gr, kalsium 29 mg, fosfor 45 mg, zat besi 0,9 mg, vitamin A 0 IU, vitamin B1 0,65 mg, vitamin C 24 mg dan masih banyak lagi yang lainnya.
Jengkol memiliki khasiat diuretic yang dapat membantu melancarkan pembuangan urine, dan hal ini sangat menguntungkan bagi penderita penyakit jantung koroner.  Seratnya dapat melancarkan buang air besar, dan secara tidak langsung dapat membantu melangsingkan perut yang buncit akibat sulit BAB. Karena itu juga jengkol digunakan sebagai bahan cuci perut yang ampuh selain apel.
Sementara itu, jurnal Arthritis Research and Therapy, 18 maret 2010 mengatakan bahwa temuan ini sejalan dengan temuan sebelumnya yang hasilnya regimen diet vegetarian pada penderita artritis yang menunjukkan penurunan tekanan darah, penurunan indeks massa tubuh dan penurunan insiden kardiovaskular.
Dalam studi ini, Johan Frostegard dan koleganya memberikan makanan yang terbuat dari jengkol kepada 38 sukarelawan dan 28 orang lain diberikan makanan diet seimbang yang mengandung zat nukleotida purin setara dengan nukleotida purin dalam jengkol selama satu bulan.
Para peneliti mengatakan dalam laporannya, bukti menunjukkan bahwa nukleotida purin dapat terlibat dalam aktivasi sistem imun yang salah. Para sukarelawan dengan diet menggunakan jengkol mempunyai kadar C reactive protein (CRP) lebih rendah, yang merupakan indikator kadar inflamasi dalam tubuh dari pada dengan para sukarelawan yang yang mengkonsumsi makanan yang mengandung nukleotida purin setara dengan jumlah dalam jengkol.
Nah, bagi yang sebelumnya mencaci jengkol dan baru mengetahui manfaatnya yang besar tidak ada salahnya mencoba.
(Man) SUMBER :PERSEPSI.ID